November 24, 2015
November 19, 2015
By taschanThursday, November 19, 2015portfolio, sharing, USA, writing
Writing Portfolio
- Pagi yang Menyenangkan (Majalah Mombi, 2006)
- Bunda dan Internet (We R Mommies' Website, 2006)
- Cobaan dalam Usaha (BundaInBiz' Newsletter, 2006)
- Sebuah Karunia Bernama Deafness (Majalah Annida, 2007)
- Berilmu dan Bermanfaat, Mengapa Tidak? (Juara 2 Lomba Menulis Imsis, 2015)
November 17, 2015
By taschanTuesday, November 17, 2015sharing, USA
Berilmu dan Bermanfaat, Mengapa Tidak?
Anda telah berkeluarga, tapi ingin tetap bermanfaat bagi umat? Atau, anda ingin menjadi wanita produktif, meski kondisi tak memungkinkan anda untuk leluasa keluar rumah? Bagaimana caranya agar ilmu yang kita dapatkan tak sia-sia?
Seperti kita tahu, mencari ilmu adalah kewajiban setiap muslim. Allah SWT juga memerintahkan umat-Nya untuk menuntut ilmu sebanyak-banyaknya. Dalam salah satu hadist dikatakan, “siapa yang menempuh jalan dalam rangka mencari ilmu, akan Allah mudahkan baginya jalan ke surga” (HR. Muslim). Bahkan di Al Qu'ran disebutkan, “niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Mujadilah: 11). Itu artinya ilmu pengetahuan menduduki posisi penting dalam Islam
Sebelum mengamalkan sesuatu, ada baiknya kita pun mendasarinya dengan ilmu. Tak heran bila ada ungkapan, “siapa yang menginginkan dunia, hendaknya dengan ilmu. Siapa menginginkan akhirat, hendaklah dengan ilmu. Dan siapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah dengan ilmu.” Tanpa ilmu, bisa jadi kita berbuat sesuatu yang tak ada tuntunannya dalam agama. Bukannya beroleh pahala, malah menambah dosa.
Dengan berilmu, pondasi kehidupan kita akan lebih kokoh dan tak mudah goyah oleh berbagai pengaruh negatif. Bila kita tilik sejarah, wanita berilmu telah sejak lama mendapatkan tempat untuk berkiprah. Kita tentu ingat bagaimana perjuangan Khadijah binti Khuwailid, istri pertama Rasulullah yang memiliki kekayaan berlimpah, status sosial tinggi, dan seorang pengusaha sukses. Dengan modal harta dan ilmunya, beliau berperan aktif dalam dakwah awal Rasulullah. Begitu pula dengan 'Aisyah binti Abu Bakar, istri Rasulullah yang cantik, cerdas, hafal Qur'an, hafal ribuan hadist, dan aktif membagikan ilmu yang dimilikinya. Lalu ada Ummu Salamah, istri Rasulullah yang memiliki analisa tajam, sehingga mampu memberikan masukan penting dalam penyusunan strategi perang. Begitu pun Fatimah binti Muhammad SAW, putri Rasulullah dan Khadijah, yang terlibat dalam berbagai peperangan sebagai tabib. Sungguh, mereka adalah contoh wanita-wanita tangguh yang konsisten menyumbangkan ilmu dan tenaganya untuk kepentingan umat, tanpa melepaskan peran mereka sebagai istri dan ibu di rumah mereka masing-masing.
Saat ini kita memang berada di zaman yang berbeda. Namun contoh-contoh di atas bisa menjadi penyemangat tersendiri bagi muslimah masa kini. Semangat untuk terus menuntut ilmu dan berperan aktif di masyarakat, tanpa menanggalkan posisi sebagai istri dan manajer rumah tangga (ummu wa robbatul bait).
Bagi para ibu yang sibuk mengurus anak-anaknya yang masih belia, sehingga tak leluasa beraktivitas di luar rumah, mereka pun tak perlu berkecil hati dan merasa terkungkung. Bila mereka paham bahwa apa dijalaninya itu berpahala besar, tentu mereka dapat memandang positif aktivitasnya tersebut. Sayangnya banyak wanita yang belum menyadari bahwa apa yang dijalaninya tak hanya bermanfaat bagi keluarganya semata, namun lebih dari itu mereka sebenarnya tengah mempersiapkan generasi pembangun bangsa. Tanpa peran perempuan-perempuan beriman dan terpelajar di rumah, mustahil bangsa kita kelak menjadi bangsa yang kuat.
Lalu, bagaimana caranya agar kita mampu berprestasi dan bermanfaat, padahal sibuk dengan berbagai urusan rumah tangga? Berikut beberapa langkah yang bisa para muslimah lakukan guna mengoptimalkan potensinya:
Pada intinya, wanita berhak berilmu dan meraih kesempatan seperti halnya kaum adam. Dengan berilmu, seorang wanita akan lebih berdaya dan mampu berperan positif membangun masyarakat. Tak masalah apakah perjuangan itu dilakukan di dalam ataupun di luar rumah. Dalam salah satu hadist disebutkan, “manusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain” (HR. Thabrani). Oleh karena itu, para wanita hendaknya bersemangat untuk terus produktif. Sehingga mereka bermanfaat tak hanya bagi keluarga, namun juga bagi komunitas dan orang-orang di sekitarnya.
Ladang amal dan pahala terhampar di depan mata. Apalagi yang kita tunggu? Yuk, sama- sama berusaha menjadi pribadi yang berilmu dan bermanfaat!
Catatan:
Alhamdulillah artikel di atas mendapat penghargaan Juara 2 dalam Lomba Menulis IMSIS 2015 yang diadakan oleh organisasi IMSA - Sister (USA).
November 10, 2015
By taschanTuesday, November 10, 2015sharing, USA
Artikel Ilmiah dari Researchgate
Artikel ilmiah terbaru menjadi pijakan penting saat melakukan studi pustaka bagi penelitian-penelitian kita. Dengan membaca artikel-artikel baru, maka perkembangan riset di bidang kita pun bisa lebih mudah dipahami. Untuk itu, sejak beberapa tahun lalu saya bergabung di dua situs yang didalamnya bergabung para akademia dan peneliti dari berbagai bidang. Kedua situs itu adalah academia dan researchgate.
October 09, 2015
By taschanFriday, October 09, 2015sharing, USA
Rewriting dan Lomba Menulis
September 29, 2015
By taschanTuesday, September 29, 2015sharing, USA
Teknik Pomodoro
August 03, 2014
By taschanSunday, August 03, 2014cooking, sharing, USA
"Rahasia" Rendang
January 07, 2014
By taschanTuesday, January 07, 2014sharing, USA
Berkah Cuaca Buruk
December 15, 2013
By taschanSunday, December 15, 2013cooking, sharing, USA
Sambal Terasi Kering
Ingredients:
Bawang merah
Bawang putih sedikit
Tomat sedikit
Gula merah
Garam
Air secukupnya
Terasi
Minyak
Giling Cabe merah, Bawang merah, bawang putih, tomat, gula merah dan garem. Bila ketika menggiling mandeg, tambahkan air JANGAN MINYAK.
June 02, 2013
By taschanSunday, June 02, 2013cooking, sharing, USA
Akhir Pekan yang Sehat
March 06, 2013
By taschanWednesday, March 06, 2013cooking, sharing, USA
Badai Salju, Pempek dan Tekwan
![]() |
| Pempek sebelum digoreng |
![]() |
| Tekwan untuk Sarapan |
March 02, 2013
By taschanSaturday, March 02, 2013daycare, infant, montessori, PAUD, pendidikan anak usia dini, sharing, USA
Kamar Bayi ala Montessori
| 1. Floor Bed - Mamamilieu |
| 2. Floor Bed - Twins and Montessori |
![]() |
| 3. Floor-bed - Montessori on the Double |
- http://harvestingkale.blogspot.com/2012/04/montessori-monday-kales-floor-bed.html
August 23, 2012
By taschanThursday, August 23, 2012sharing, summer, USA
Summer 2012 - Week 10
By taschanThursday, August 23, 2012sharing, summer, USA
Summer 2012 - Week 9
By taschanThursday, August 23, 2012sharing, summer, USA
Summer 2012 - Week 8
By taschanThursday, August 23, 2012sharing, summer, USA
Summer 2012 - Week 7
August 22, 2012
By taschanWednesday, August 22, 2012sharing, summer, USA
Summer 2012 - Week 6
By taschanWednesday, August 22, 2012sharing, summer, USA
Summer 2012 - Week 5
Di tengah perjalanan menuju NY, saya mengontak mbak Vita (teman satu kota di Ohio) yang hendak menginap beberapa malam di Staten Island. Suami ingin menemui keluarga mbak Vita, karena keesokan harinya ia tak bisa menemani mereka jalan-jalan di NYC. Tak disangka, mobil kami berada di rute yang sama. Saat itu kondisinya jalan cukup macet. Agar mudah, kami janjian untuk bertemu di Staten Island.
Mobil kami lebih dulu sampai di Staten Island dan saat itu hari sudah mulai gelap. Sembari menunggu mbak Vita, kami memarkir mobil di sebuah Gas Station. Agak lama juga menunggu, karena mereka sempat nyasar dan tanpa sadar mobil mereka berhenti di dekat pemakaman umum :D Alhamdulillah, dengan izin Allah, akhirnya kami bisa bertemu dan mengobrol sekitar satu jam lamanya dengan mbak Vita dan keluarga. Setelah itu kami melanjutkan kembali perjalanan ke hotel kami di Armonk, NY.
August 21, 2012
By taschanTuesday, August 21, 2012sharing, summer, USA
Summer 2012 - Week 4
| New York Public Library (NYPL) |
| Persimpangan Broadway & 42nd |
| Madame Tussauds - NYC |
| Hard Rock - NYC |
Tanpa direncanakan sebelumnya, kami memasuki Toys R Us. Disitu kami mendapati keunikan karena ada komidi putar didalamnya. Juga ada area yang memamerkan beraneka bentuk replika yang terbuat dari lego, seperti Patung Liberty, Lipstick Building, dan juga Hulk. Juga ada replika Dinosaurus dan suaranya yang cukup menarik perhatian, patung Spiderman dan mobil yang bergelantungan di atap, Barbie, serta Candy Land.
| Patung Liberty dari Lego di Toys R Us - Times Square |
| Pecel - Upi Jaya, Elmhurst, NY |
August 20, 2012
By taschanMonday, August 20, 2012sharing, summer, USA
Summer 2012 - Week 3
| Piknik di Pinggir Sungai |
| Toko Organik |
![]() |
| Bersama Mbak Narti dan Mbak Dewi di Stow, MA |
Setelah memarkir mobil di sebuah gedung dengan tarif $15 selama sehari penuh, kami membali tiket Old Town Trolley Tour, sebuah bus terbuka yang mengelilingi kota Boston. Untuk berkeliling kota Boston, pengunjung bisa memilih berbagai alternatif trolley atau bus pariwisata. Harga dan tawaran rutenya pun bervariasi. Ada yang hanya berkeliling di daratan, namun ada juga yang menggunakan kendaraan multifungsi yang bisa digunakan di air. Terus terang kami sedikit menyesal membeli tiket trolley yang mahal tersebut, sebab Boston ternyata pusat kotanya kecil. Kalaupun kami tak membeli tiket itu pun, kami tetap bisa leluasa menikmati Boston dengan mudah. Tapi ya itulah seninya jalan-jalan di tempat baru. Kalau ada rugi atau sedikit pemborosan, itu hal biasa. Namanya juga bukan di daerah sendiri :)
| KRI Dewaruci di Boston Harbor |




















