August 22, 2012

Summer 2012 - Week 5

Sabtu, 14 Juli 2012, kami pergi ke Washington DC dan Maryland.  Kami berangkat dari hotel sekitar pukul 6.30 ET. Dengan mobil yang kami sewa, waktu tempuh dari Armonk (NY) ke DC sekitar 5,5 jam.  Selama perjalanan tersebut, total uang tol yang harus kami membayar sekitar $25. Cukup mahal, tapi itulah jalur tercepat yang bisa kami lalui. Mungkin melalui jalur lain kami tak harus membayar uang tol, tapi jarak tempuhnya tentu bisa lebih lama.

Sampai di DC, kami memarkir kendaraan di sebuah gedung dekat Dupont Circle. Tarif parkir yang harus kami bayar saat itu sebesar $11. Dari tempat parkir, kami berjalan menuju Kantor Kedutaan Besar RI untuk Amerika Serikat yang terletak tak jauh dari Dupont Circle. 

Setelah berfoto di depan Kedubes RI, kami berjalan ke stasiun subway terdekat. Berbeda dengan stasiun subway di NY yang terkesan sumpek dan panas, stasiun subway di DC terlihat lebih bersih dan teratur. Memang jalur subway NY sudah jauh lebih tua dan lebih banyak dibanding DC. Bila di DC jalur subway hanya ada dua per stasiun subway (dengan bentuk menyilang, dua tingkat), sedangkan di NY jalurnya subway-nya bisa mencapai empat tingkat untuk stasiun tertentu).

Menaiki subway, kami menuju ke Library of Congress (perpustakaan yang koleksinya terbanyak di dunia). Mengunjungi gedung tersebut seperti tak sedang mengunjungi sebuah perpustakaan. Gedung tuanya sungguh megah dan artistik. Sebelum masuk, kami harus rela antri dan menjalani pemeriksaan barang bawaan. Sayangnya Children's Corner yang merupakan favorit saya bila berkunjung ke suatu perpustakaan, yakni ruang dimana koleksi buku anak ditempatkan, hari itu tidak buka. Sedikit kecewa, tapi Insya Allah kami akan datang lagi lain waktu (entah kapan tepatnya) dan berusaha datang di hari kerja agar bisa menikmati koleksi di Children's Corner.

Letak Library of Congres berseberangan dengan The Capitol. Di The Capitol kami berfoto di dua sisi. Di salah satu sisi terdapat balkon dimana pelantikan Presiden AS dilaksanakan. Saat pelantikan, presiden mengucapkan sumpah di hadapan massa yang berkumpul memenuhi area sekitar gedung tersebut. Dari area tersebut, dari kejauhan kami dapat melihat National Monument yang baru kami dekati pada keesokan harinya.

Karena jam sudah menunjuk pukul 16.30 ET, kami memutuskan mengambil mobil dan membeli sedikit buah tangan di Whole Foods untuk dibawa ke rumah Pak Roni dan Mbak Narti di Maryland. Ya, pada malam harinya kami menginap di rumah beliau berdua, yang kami kenal dua minggu sebelumnya saat kami berkunjung ke Boston (MA). Kami sengaja cepat mengakhiri jalan-jalan hari itu karena pada pukul 18.00 ET beliau berdua hendak mengikuti rapat guna membahas kegiatan menjelang Ramadhan.

Sampai di rumah Pak Roni, saya berkenalan dengan Mbak Dyah. Beliau sudah hampir tiga tahun terakhir kost disitu bersama dua rekan lainnya. Oya, hari itu kami menginap di bagian attic/loteng. Duh, jadi ingin buat ruang di loteng juga saat renovasi rumah di depok nanti :D Insya Allah.

Usai mandi, menumpang mobil sedan milik Pak Roni, bersama-sama kami menuju tempat rapat dan berada disana sampai kira-kira pukul 22.30 ET. Layaknya acara masyarakat Indonesia lainnya, rapat hari itu diisi pula dengan acara makan-makan :)

Keesokan paginya, usai mengobrol mengenai berbagai topi sembari sarapan, kami meninggalkan rumah Pak Roni sekitar pukul 9.00 ET. Tak lupa kami berfoto bersama untuk kenang-kenangan. 

Meninggalkan rumah Pak Roni di Maryland, kami menuju ke DC kembali. Sebelum mulai jalan-jalan, kami memarkir mobil di salah satu sudut jalan dekat National Museum of African Art. Dari situ kami berjalan menuju ke Smithsonian National Air and Space Museum. Awalnya suami tertarik untuk melihat langsung salah satu pesawat ulang alik yang baru dipensiunkan. Ternyata pesawat ulang-alik tersebut tidak disimpan di DC, melainkan di Dulles Air and Space Museum yang masuk wilayah Virginia.

Di Air and Space Museum tersebut kami bisa menyaksikan kecanggihan teknologi kedirgantaraan yang dimiliki Amerika Serikat, baik itu untuk keperluan perang maupun ilmu pengetahuan. Kami bisa melihat berbagai macam pesawat, roket, laboratorium angkasa luar, dan lain-lain. Disitu kami juga sempat masuk ke planetarium dan menyaksikan film "Journey to the Stars".

Usai mengunjungi Air and Space Museum, kami berjalan menuju ke National Monument dan berfoto disana. Setelah itu kami berjalan menuju White House yang menjadi penutup perjalanan kami ke DC saat itu. Sebenarnya masih ada beberapa tempat yang belum kami kunjungi. Jadi sepertinya kami akan kembali lagi ke DC satu saat nanti, insya Allah.

Sebelum kembali NY, kami sempat mampir ke rumah Pak Roni karena tempat kamera dan jaket saya tertinggal disana. Duh malunya... Jadi reminder, bila menginap dimanapun harus re-check apapun barang bawaan saya. Semoga lain kali tak akan lupa lagi :)

Di tengah perjalanan menuju NY, saya mengontak mbak Vita (teman satu kota di Ohio) yang hendak menginap beberapa malam di Staten Island. Suami ingin menemui keluarga mbak Vita, karena keesokan harinya ia tak bisa menemani mereka jalan-jalan di NYC. Tak disangka, mobil kami berada di rute yang sama. Saat itu kondisinya jalan cukup macet. Agar mudah, kami janjian untuk bertemu di Staten Island.

Mobil kami lebih dulu sampai di Staten Island dan saat itu hari sudah mulai gelap. Sembari menunggu mbak Vita, kami memarkir mobil di sebuah Gas Station. Agak lama juga menunggu, karena mereka sempat nyasar dan tanpa sadar mobil mereka berhenti di dekat pemakaman umum :D Alhamdulillah, dengan izin Allah, akhirnya kami bisa bertemu dan mengobrol sekitar satu jam lamanya dengan mbak Vita dan keluarga. Setelah itu kami melanjutkan kembali perjalanan ke hotel kami di Armonk, NY.
• • •